Dimas Fix

 

PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG)

Sebelum kita mengulas secara keseluruhan kinerja PT Indo Tambangraya Megah Tbk, atau yang biasa kita kenal dengan perusahaan berkode ITMG di Bursa Efek Indonesia, perkenalkanlah saya, Dimas Raka Prayudha, asisten Galeri Investasi Universitas Gunadarma. Berikut adalah foto saya:
Saya adalah seorang investor jangka panjang. Saya mulai berinvestasi di saham pada tahun 2014, pada waktu itu saya masih investor jangka pendek. Tapi, tahun 2015 saya beralih menjadi investor jangka panjang. Ada beberapa alasan mengapa tipe investasi saya berubah menjadi jangka panjang, salah satu alasannya adalah saya tidak dapat memantau portofolio saya secara terus menerus. Saya menyukai perusahaan tambang, karena perusahaan tambang sedang mengalami “diskon” pada tahun 2015 dan saya pikir, perusahaan ini mempunyai kinerja keuangan dan manajemen yang baik. Tidak perlu berlama-lama, langsung saja kita ulas mengenai kinerja PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG).

***
Profil Perusahaan
PT Indo Tambangraya Megah Tbk adalah salah satu perusahaan tambang terbesar di Indonesia. Perusahaan tersebut berdiri pada tahun 1987. PT Indo Tambangraya Megah Tbk juga merupakan perusahaan pemasok batu bara terkemuka di Indonesia. Perusahaan listing di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2007. Perusahaan berupaya menetapkan baku tertinggi dalam tata kelola perusahaan, kepatuhan lingkungan, kesehatan, dan keselamatan kerja. Lokasi pengoperasian perusahaan terletak di pulau Kalimantan, Indonesia. Perusahaan menjual batu baranya ke berbagai negara, yaitu China, Thailand, Hongkong, Taiwan, Philipines, India, Japan, Korea, dan Italy. Dalam pengoperasiannya, perusahaan sangat menjunjung tinggi tingkat keselamatan karyawannya.

***
Kinerja Harga Saham Perusahaan
Harga saham perusahaan sudah sangat murah pada akhir tahun 2015, yaitu menyentuh harga Rp4.800. Tahun 2011 harga saham ITMG mencapai harga yang sangat tinggi, yaitu mencapai Rp53.350. Menurut saya, ini adalah “diskon” terbesar untuk saham tambang di Indonesia. Jika kita investasi saham tersebut pada awal 2016, yaitu sebesar Rp4.900, maka tepat pada tanggal 2 September 2016 memperoleh keuntungan sebesar 126% dalam kurun waktu 8 bulan. Penurunan harga saham ITMG dari tahun 2011 bukan karena kinerja manajemen yang buruk, tapi karena harga batu bara dunia memburuk.
Harga batu bara Dow Jones memiliki pola yang sama seperti harga saham ITMG. Pada tahun 2011 mencapai harga tertingginya, yaitu sekitar $700 dan harga saham ITMG sekitar Rp50.000-an. Saya bisa mengatakan bahwa harga saham ITMG masih ter-“diskon” cukup dalam, yaitu pada tahun 2015 harga batu bara menyentuh harga $35 dan harga saham ITMG Rp4.700an. Saya mengestimasi kalau harga batu bara dunia akan membaik pada tahun 2016 ke depan, yang otomatis akan menggerakkan harga saham ITMG.

***
Good Corporate Governance & Corporate Social Responsibility
Mengenai penerapan good corporate governance & corporate social responsibility, perusahaan sangat menjunjung tinggi penerapan GCG & CSR. Berikut adalah beberapa penghargaan yang diberikan kepada PT Indo Tambangraya Megah Tbk:
Pada tahun 2015:
1). Platinum Award (Kategori Smart), Platinum Award (Kategori Inovasi), dan Silver Award (Kategori Hijau).
2). Juara 3, “Best Booth” untuk kategori CSR.
3).Platinum Award (Kategori Tujuan SDGs ke-8 Promosi Ekonomi dan Penciptaan Lapangan Kerja) untuk program peternakan ayam di desa Batalang, Kalimantan Selatan.
4).Platinum Award (Kategori Tujuan SDGs ke-6 Air Bersih) untuk program “Airku, Hidupku” di Desa Benangin 5, Kalimantan Tengah.
5).Platinum Award untuk kategori tujuan SDGs ke-6 (Air Bersih), berupa program Water Treatment di desa Santan Tengah, Kalimantan Timur.
6).Platinum Award untuk kategori tujuan SDGs ke-12, bidang 1 (Produk Daur Ulang) berupa Daur Ulang Sabut Kelapa di desa Santan Tengah, Kalimantan Timur.
7).Gold Award (Kategori Tujuan SDGs ke-3, Kesehatan bidang 3) Kelas Ibu Hamil dan Menyusui di desa Suka Rahmat, Kalimantan Timur.
8).Medali emas pada International Convention on Quality Control Circles (ICQCC) Korea Selatan.
9).Best non-Financial Sector, based on ASEAN CG Scorecard.
10). Medali emas pada Q-Team Forum Konvensi Mutu Indonesia (KMI) 2015.
11). Runner Up II untuk laporan keberlanjutan terbaik kategori pertambangan logam.
12). Penghargaan “Indonesia Most Trusted Companies Award berdasarkan Investors and Analysts Assessment Survey”
13). Dan masih banyak lagi penghargaan dan sertifikasi dari PT Indo Tambangraya Megah Tbk.

***
Kebijakan Perusahaan untuk Pemegang Saham Perusahaan
Menurut saya, perusahaan sangat loyal kepada para pemegang sahamnya. Hal tersebut dikarenakan berbagai kebijakan yang dibuat oleh perusahaan, di antaranya membagikan dividen setiap tahun dan buyback harga saham. Berikut adalah kebijakan-kebijakan perusahaan kepada para investornya:
Pembagian dividen:
Tahun Dividend (Rupiah)
2008 155
2008 344
2008 295
2009 706
2009 678
2010 1.286
2010 795
2011 407
2012 1.168
2012 1.666
2013 1.464
2013 1.014
2014 975
2014 1.100
2015 645
2015 752
2016 60,56
Berdasarkan data dividen di atas, perusahaan sangat loyal terhadap pemegang sahamnya. Walaupun harga batu bara dunia menunjukkan tren menurun, tetapi perusahaan tetap memberikkan dividen kepada para pemegang sahamnya.
Bagaimana dengan buyback saham? Ya, perusahaan pada 25 Februari – 26 Mei 2016, melakukan pembelian kembali saham yang beredar, guna menaikkan harga sahamnya.
Pada kebijakan buyback tersebut, menunjukkan bahwa efek dari buyback harga saham dapat meningkatkan harga saham. Pada tanggal 17 Februari 2016, harga ITMG Rp4.900. Keesokan harinya (18 Februari 2016) ada berita pengumuman buyback saham untuk periode 26 Februari – 25 Mei 2016, yang menyebabkan harga saham naik 8% menjadi Rp5.250. Ketika periode buyback (26 Februari – 25 Mei 2016), harga saham ITMG mengalami kenaikan 83%.

***
Analisis Kinerja Keuangan Perusahaan
Dalam menganalisis kinerja keuangan perusahaan, terdapat banyak sekali rasio keuangan untuk menganalisis apakah perusahaan tersebut layak untuk dibeli atau tidak. Karena saya seorang pure fundamentalist (investor jangka panjang), saya memiliki kriteria untuk menganalisis perusahaan tersebut, berikut adalah kriterianya:

Memiliki Debt to Equity Ratio yang rendah (DER < 1)
Memiliki Price Earning Ratio yang rendah (PER < 15x)
Memiliki Price to Book Value yang rendah (PBV < 1)
Memiliki arus kas bebas yang besar (positif)
Dalam 5 tahun terakhir, harga saham perusahaan sedang turun.
Return on Equity yang stabil.
***
Berikut adalah penjelasan dan penjabarannya pada PT Indo Tambangraya Megah Tbk:
1). Memiliki Debt to Equity Ratio yang rendah (DER < 1)
Rumus untuk menghitung rasio DER adalah DER Total Utang / Total Mdoal
Berdasarkan data yang diproleh, DER ITMG cukup rendah, yaitu sebesar 0,4, yang artinya utang perusahaan lebih rendah dibandingkan dengan modalnya. Interpretasi dari DER yaitu, utang perusahaan dapat dibayarkan dengan modalnya. Semakin kecil rasio ini adalah semakin baik, karena utang perusahaan dapat dilunasi dengan modalnya.
2).Memiliki Price Earning Ratio yang rendah (PER < 15x)
Rumus menghitung PER adalah PER = Harga Saham /Earning per Share
Untuk mencari Earning per Share, rumusnya adalah EPS = Laba Bersih / Jumlah Saham Beredar
Berdasarkan data yang diperoleh, PER ITMG cukup kecil, yaitu 7,43x pada tahun 2015. Hal ini menandakan bahwa harga saham ITMG masih layak untuk dibeli, yang artinya masih murah. Mengapa patokannya PER < 15x? Karena rata-rata PER perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia adalah 15x.
3). Memiliki Price to Book Value yang rendah (PBV < 1).
Rumus untuk mencari PBV adalah PBV = Harga Saham / Book Value. Sedangkan untuk mencari Book Value perusahaan adalah BV= Jumlah Modal / Jumlah Saham Beredar
Berdasarkan data yang diperoleh, tahun 2015 harga saham ITMG sudah undervalue, yaitu nilai PBV-nya 0,56, yang artinya di bawah harga wajar perusahaan. Hal tersebut sangat baik, karena saya adalah investor jangka panjang yang melihat harga perusahaan pada saat sedang murah, tanpa mengabaikan aspek keuangan yang lain.
4). Memiliki arus kas bebas yang besar (positif).
Menurut saya, arus kas bebas yang positif membuat perusahaan dapat melakukan aksi korporasi, seperti buyback, membayar utang, dan lainnya. Guna mencari arus kas bebas yaitu Arus kas bebas=arus kas operasi-belanja modal. ITMG mempunyai arus kas bebas pada tahun 2014 sebesar $155.782.000, dan pada tahun 2015 sebesar $167.914.000. Melihat arus kas bebas yang dimiliki perusahaan sangat besar, hal itu sangat baik untuk melakukan aksi korporasi. Jelas saja pada tahun 2016, ITMG melakukan buyback saham dan menyebabkan harga sahamnya meningkat.
5). Dalam 5 tahun terakhir, harga perusahaan cenderung mengalami penurunan.
Jangan salah tanggap dengan pernyataan saya yang satu ini. Harga saham mengalami penurunan yang artinya harga saham turun tidak dikarenakan oleh laporan keuangan/kinerja perusahaan. Melainkan karena ITMG adalah perusahaan komoditas, jadi dipengaruhi oleh harga batu bara dunia. Kinerja dan juga laporan keuangan perusahaan masih baik, walaupun harga komoditas pada tahun 2015 semuanya turun. Pada hal tersebut, artinya adalah harga saham ITMG ter-“diskon” cukup besar.
6). Return on Equity yang stabil.
Rumus dari ROE adalah ROE = Laba Bersih / Jumlah Modal
Berdasarkan data yang diperoleh, bahwa ROE ITMG mengalami penurunan yang signifikan sejak tahun 2011. Hal tersebut dikarenakan harga batu bara dunia yang mengalami penurunan, yang berakibat pada laba perusahaan yang turun. Mengapa saya tidak memperhitungkan ROE di awal? Karena ITMG adalah perusahaan tambang, dan perusahaan tambang dipengaruhi oleh harga komoditas. ROE ITMG cukup baik, yang artinya masih membukukan hasil positif, tidak negatif, mengingat harga batu bara yang turun dari harga $700 menjadi $45. Hal tersebut menandakan bahwa ITMG dapat melakukan efisiensi dan tata kelola perusahaan yang baik.

***
Bagaimana dengan isu lingkungan? ITMG kan salah satu perusahaan tambang, yang dapat mencemarkan lingkungan?
Mengenai isu lingkungan, saya kira itu tidak mengapa. Karena apa, hal tersebut dapat teratasi dengan teknologi. Dengan teknologi, perusahaan dapat melakukan efisiensi dan juga mengurangi pencemaran lingkungan.

**Kesimpulan**
Berdasarkan data di atas, ITMG memiliki kinerja yang baik dan sangat murah. Manajemen ITMG juga sangat mementingkan pemegang sahamnya, terlihat pada saat ITMG melakukan aksi buyback. Maka dari itu, ITMG adalah saham yang paling favorit bagi saya.
**Disclaimer**
Berdasarkan penjelasan di atas, saya tidak merekomendasikan Anda, sebagai pembaca, untuk membeli saham ITMG. Ini adalah pure pembahasan mengenai saham favorit saya. Keputusan untuk membeli atau menjual ada di tangan Anda.

So, Keep Analyzing, Learning, and Practicing!