17 Jun

Investasi Ala Benjamin Graham

Benjamin Graham adalah seorang tokoh yang dianggap sebagai pemimpin analisis finansial. Ia mendapat kehormatan itu karena “sebelum dirinya, tidak ada profesi [analisis finansial]“, Dua hasil karya Graham yang paling terkenal adalah Security Analysis, yang ditulinya bersama David Dodd, dan terbit pertama kali pada tahun 1934; dan The Intelligent Investor, yang pertama kali terbit pada tahun 1949.

Intisari Security Analysis adalah bahwa portofolio saham biasa yang terdiversifikasi dan terseleksi dengan baik, dengan didasarkan pada harga yang pantas, dapat menjadi investasi yang baik. Langkah demi langkah yang dilakukan secara hati-hati, Graham membantu para investor melihat logika dari pendekatannya.

Graham mempersempit konsep investasi yang baik menjadi suatu slogan yang disebutnya “marjin keamanan“. Dengan slogan ini, ia berpaya untuk menyatukan semua surat berharga, saham, dan obligasi menjadi satu pendekatan tunggal dalam berinvestasi.

Intinya, marjin keamanan ada di saat surat berharga (saham, obligasi, dll) yang dijual karena alasan apapun di harga yang lebih rendah dibandingkan nilai riilnya. Istilah membeli saham dibawah nilai riilnya kita akan sebut dengan undervalued. 

Semakin besar selisih antara harga saham dengan nilai intrinsiknya , maka konsep marjin keamanan dapat digunakan untuk memilih saham. Nah untuk mencari nilai ini. Graham mengakui bahwa para investor membutuhkan cara untuk mengidentifikasi saham-saham yang undervalued. Dan itu berarti mencari nilai yang ditentukan oleh fakta-fakta. Hal ini mencakup aset suatu perusahaan, pendapatan dan dividennya, dan prospek nyata apa pun di masa depan.

Terdapat dua pendekatan utama Graham untuk memilih sham biasa yang , jika diterapkan akan melekat dengan marjin keamanan. Pendekatan yang pertama adalah membeli suatu perusahaan dengan harga kurang dari dua per tiga dari nilai aset bersihnya. Dan kedua adalah memfokuskan pada saham-saham dengan rasio harga terhadap pendapatan (P/E) yang rendah.

Graham menganggap hal ini merupakan metode investasi yang mudah dan aman. Saham yang ingin dibeli Graham juga harus memiliki dividen yang besar serta utang yang kecil dalam kasusnya dividen yang dibagikan adalah 3% (dividen yield). Dan utang yang rendah dari asetnya (DAR < 1).

Sumber:

The Warren Buffet Way, Robert G Hagstorm

The Intelligent Investor, Benjamin Graham

The Essential Warren Buffet, Robert G Hagstorm